Monday, November 24, 2014

sebuah ....

biarkan segala sesuatu pada tempatnya, tapi juga pisahkan untuk mengurainya, dalam segala sesuatu itu ada syareatnya, ada teori lahiriyahnya, ada teori batiniahnya atau ada ilmu tasawufnya, juga ada tarekatnya, dalam syareat itu ada syareat dan tasawuf, dalam tasawuf juga ada syareat dan tasawufnya, juga ada fakta hakikatnya, dalam hakikat ada sareat dan tasawufnya, dalam hakikat ada hakikat lagi di dalamnya, dan hakikatnya hakikat adalah cahaya dalam cahaya, cahaya di atas cahaya, nurun ala nurin, cahaya cahaya adalah Allah, seseorang harus melewati jalan untuk mencapai jalan, seseorang harus melewati tujuan agar sampai tujuan yang di tuju, seseorang harus melewati hidayah demi hidayah untuk mencapai puncak segala hidayah, seseorang harus melewati banyak persinggahan untuk mencapai persinggahan yang sejati, jangan tertipu oleh syaitan, yang membujukmu telah sampai, lalu kamu berhenti, sudah matipun kita masih menempuh persinggahan selanjutnya, dan menempuh perjalanan di alam ruh, dan setelah alam ruh kita menempuh lagi alam mahsar, siang ini adalah untuk menyiapkan bekal malam nanti, hari ini untuk besok, dan dunia untuk bekal akherat.
 Mahkota Ruhani

No comments:

Post a Comment