Friday, March 23, 2012

Mencintai Al-Qur’an dan hadits

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Satuan Pendidikan      : Mts Sunan Kalijaga
Mata Pelajaran            : Al-Qur’an dan Hadis
Kelas/Semester            : VII/1
Pertemuan Ke-            : 5 dan 6
Alokasi Waktu            :2× 15 menit
       I.                        Standar Kompetensi
Mencintai Al-Qur’an dan hadits
    II.                        Kompetensi Dasar:
1.      Menjelaskan perilaku orang-orang yang mencintai Al-Qur’an dan hadis
2.      Menerapkan perilaku mencintai Al-Qur’an dan hadis dalam kehidupan
 III.                        Indikator :
1.      Menyebutkan perilaku orang-orang yang mencintai Al-Qur’an dan hadits
2.      Menjelaskan  cara   penerapan   perilaku mencintai Al-Qur’an dan hadits dalam kehidupan
 IV.                        Tujuan Pembelajaran
1.      Dengan metode ceramah, tanya jawab dan strategi mencari informasi siswa dapat menyebutkan perilaku orang-orang yang mencintai Al-Qur’an dan hadis
2.      Dengan metode penugasan, strategi membaca keras dan diskusi  siswa dapat menjelaskan tentang cara penerapan perilaku mencintai Al-Qur’an dan hadits dalam kehidupan
    V.                        Nilai Karakter yang dikembangkan:
Tanggungjawab, kerjasama, kepemimpinan


 VI.                        Materi Pembelajaran
1.      Manfaat mencintai Al-Qur’an dan hadis
2.      Perilaku orang yang mencintai Al-Qur’an dan hadis

VII.                        Pendekatan/Metode/Strategi
a.       Pendekatan : keimanan, rasional, discovery
b.      Metode : ceramah, dan Tanya jawab(interactive lecturing), penugasan, diskusi.
c.       Strategi : teman sebaya, information search, reading alloud

VIII.                        Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran
a.       Kegiatan Pendahuluan
·         Menarik perhatian siswa membangun motivasi(dengan berbagai variasi, persipan aktivitasnya dengan tujuan menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran)
·         Apersepsi (menanyakan tentang materi pelajaran yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya untuk menghubungkan dengan materi yang kan dipelajari)
·         Pre test (dengan variasi strategi, yang intinya untuk melihat seberapa jauh penguasaan peserta didik atas materi yang hendak dipelajari)
·         Acuan (menjelaskan kompetensi dasar/indicator/tujuan pembelajaran yang akan dicapai; dan atau menyampaikan materi dan cakupan materi yang akan dipelajari)
b.      Kegiatan Inti
Eksplorasi
ü  Guru menjelaskan proses pembelajaran
ü  Siswa dibagi dalam beberapa kelompok kecil(kerjasama)
ü  Kelompok menunjuk salah satu dari anggota kelompoknya untuk menjadi tutor sebaya.(kepemimpinan)
                        Elaborasi
ü  Guru memberi kesempatan kegiatan tutor sebaya untuk mambaca dalil-dalil naqli.
ü  Siswa mencari jawaban atas pertanyaan dari dalil naqli yang dibacakan oleh tutor sebaya.
ü  Siswa berdiskusi tentang manfaat mencintai Al-Qur’an dan hadis.
ü  Siswa berdiskusi tentang contoh-contoh  perilaku orang-orang yang mencintai Al-Qur’an dan hadis
ü  Siswa berdiskusi tentang cara penerapan perilaku mencintai Al-Qur’an dan hadis dalam kehidupan
ü  Guru meminta tipa kelompok mempresentasikan hasil diskusinya(tanggungjawab)
Konfirmasi
Guru memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil diskusi peserta didik untuk meluruskan kesimpulan-kesimpulan diskusi yang kurang tepat, serta guru memberi kesempatan tanya jawab hal-hal yang belum jelas.
c.       Kegiatan akhir
ü  Siswa dan guru membuat rangkuman / simpulan pelajaran.
ü  Guru melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram.
ü  Guru memberikan tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik.
ü  Mengakhiri pembelajaran secara islami.




 IX.                        Penilaian
1.      Teknik
            a. Tes lisan  
2.      Bentuk Instrumen
a.       Tes lisan
3.      Instrumen
a.       Apa manfaat mencintai Al-Qur’an dan hadis menurut SurahYunus Ayat 57?
b.      Berikan contoh bentuk mencintai Al-Qur’an dan Hadits dalam kehidupan sehari-hari!
c.       Mengapa kita perlu mencintai hadis Nabi Muhammad saw?
    X.                        Sumber Belajar / Alat
a. Sumber Belajar
1)      Buku Pemahaman Al-Qur’andan Hadis1 untuk Kelas VII Madrasah Tsanawiyah terbitan PT. Tiga Serangkai Solo
2)      LKS PAI Madrasah Tsanawiyah
3)      Buku lain yang relevan
b.      Alat
1.      Kertas HVS
2.      Spidol


Mengetahui,
 Kepala Sekolah                                                                      Guru Al-Qur’an dan Hadis

 ......................................                                                         ...............................................
 NIP.                                                                                       NIP.
http://kongaji.tripod.com/myfile/Ali_Imran_ayat_31_32_files/image002.jpg

MENCINTAI AL-QUR’AN DAN HADITS
Mempelajari Al-Qur’an adalah kewajiban bagi setiap muslim. Rosululloh SAW pernah bersabda yang artinya “Sebaik-baik orang di antara kamu adalah orang yang mau belajar Al-Qur’an dan mau mengajarkannya.
Iman kepada kitab-kitab Alloh merupakan salah satu pokok kepercayaan dalamislam.pengakuan iman seseorang tidaklah berarti tanpa meyakini keberadaan Al-Qur’an. Disamping beriman kepada Al-Qur’an, setiap muslim wajib beriman kepada rosul-rosul Alloh (termasuk Hadits nabi Muhammad saw). Kecintaan kepadaAl-Quran dan Hadits harus dapat di buktikan dalam kehidupan sehari-hari.

A. Cara mencintai Al-Qur’an dan Hadits
Mencintai berarti merasa senang terhadap yang dicintai. Rasa senang itu tentunya akan terwujud dalam perbuatan yang nyata.

1.   Pengertian Mencintai Al-Qur’an dan Hadits
Cinta berarti selalu mengingat dan memikirkan dalam hati, kemudian terwujud dalam tindakan nyata. Orang yang mencintai sesuatu, hatinya akan selalu mengingat dan memikirkannya. Dia akan rela berkorban untuk sesuatu yang dicintainya.
Al-Qur’an dan Hadits adalah dua sumber utama dalam hokum islam. Setiap orang islam hrus mencintai keduannya karena dengan demikian dia akan selamat,baik di dunia maupun di akherat. Orang yang mencintai Al-qur’an dan hadits, dia akan selalu mengutamakan keduanya diatas yang lain. Kecintaan terhadap AlQur’an dan Hadits akan membuatnya selalu ingin mengetahui lebih dalam ajaran yang terdapat di dalamnya.
2.   Perintah mencintai Al-Qur’an dan hadits
Sebagai orang muslim mencintai Al-Qur’an dan Hadits adalah suatu kewajiban. Perintah mencintai Al-Qur’an dan hadis banyak kita jumpai, baik dalm Al-Qur’an maupun dalam hadits. Berikut ini beberapa dalil yng memerintahkan kita untuk mencintai Al-Qur’an dan Hadits.
http://kongaji.tripod.com/myfile/Dataayat/3_31.png


Katakanlah (Muhammad). “Jika kamu mencintai Alloh, ikutilah aku niscaya Alloh mencintaimu dan menghapus dosa-dosamu.” Alloh Maha Pengampun, Maha Penyayang. (Q.S. Ali ‘Imron/3:31)
Ayat tersebut menyebutkan bahwa orang yang mencintai Alloh, haruslah mengikuti nabi Muhammas SAW.orang yang mencintai Alloh, berarti dia mencintai Al-Qur’an sebagai kalam-Nya. Diapun harus mengikuti ajaran Nabi Muhammad saw sebagai penerima wahyu Al-Qur’an. Mengikuti nabi Muhammad saw berarti menerima dan mencintai hadits sebagai ajaran-ajaran beliau.
Rosululloh saw pernah berpesan kepada umatnyaagar senantiasa berpegang pada Al-Qur’an dan hadits. Dengan berpegang kepada keduanya, umat islam tidak akan tersesat baik di dunia maupun dalam akhirat. Rosululloh bersabda sebagai berikut:
تَرَكْتُ فِيْكُمْ اًمْرَيْنِ لَنْ تَضِلُوْا مَا تَمَسَّكْتُمْ بِهِمَا كِتَابَ اللّهِ وَسُنَّةَ نَبِيِّهِ . (رواه مالك)
“ Aku tinggalkan kepadamu dua perkara. Kamu tidak akan tersesat selama kamu berpegang kepada keduanya, yaitu Kitab Alloh (Al-Qur’an) dan sunah Nabi-Nya (Hadits). (H.R. Malik dari Umar bin Khottob No. 1935)
Sebuah Hadits yang diriwayatkan imam al-Bukhari, nabi Muhammad saw menyatakan bahwa untuk mencapai kenikmatan iman ada beberapa syarat. Syarat pertama adalah mencintai Alloh (Al-Qur’an) dan Rosul-Nya (Hadits) melebihi kecintaanya kepada yang lain. Seperti dalam Hadits berikut
“Ada tiga hal yang barang siapa mencapainya, dia akan merasakan nikmatnya iman : AllohAlloh dan Rosul-Nya dia cintai melebihi segala-galanya, mencintai orang lain hanya karena Alloh, dan membenci kekafiran sebagaimana dia kebenciannya dimasukkan kedalama api neraka. (H.R. al-Bukhori dari Anas bin Malik No.15)
3.   Bentuk-Bentuk Mencintai Al-Qur’an dan Hadits
Mencintai Al-Qur’an dan hadits dapat diwujudkandalam beberapa bentuk, antara lain :
a.    Berusaha memiliki kitab Al-Qur’an dan Hadits meskipun harus menyisihkan uang saku ;
b.   Memiliki kemauan untuk dapat membaca al-Qur’an dan Hadits secara benar meskipun harus mengeluarkan biaya;
c.   Memiliki kemauan yang sunguh-sungguh untuk dapat memahami isi Al-Qur’an dan hadits secara benar;
d.   Rajin mendatangi majelis-majelis ilmu yang mempelajari Al-Qur’an dan Hadits;
e.   Tidak suka apabila ada pihak lain yang merendahkanatau menghina Al-Quran dan Hadits;
f.   Berusaha menjaga kesucian al-Qur’an dan hadits tanpa memandang remeh;
g.  Memiliki kepedulian apabila melihat lembaran yang bertuliskan Al-Qur’an dan Hadits berceceran dengan mengumpulkan atau membakarnya.
4.   Manfaat mencintai Al-Qur’an dan Hadits
Al-Qur’an dan hadits merupakan dua kitab pokok dalam memahami ajaran islam. Mencintai keduanya tentu banyak membawa manfaat. Di antara manfaat mencintai Al-Qur’an dan Hadits adalah sebagai berikut:
a.    Memperoleh nasihat, obat hati, petunjuk dan rahmat dari Alloh swt. Seperti dalam firman-Nya :
http://kawansejati.ee.itb.ac.id/alquran-digital/img/s010/a057.png
Wahai manusia! Sungguh telah datang kepadamu pelajaran (Al-Qur’an) dari tuhanmu, penyembuh bagi penyakit yang ada dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang yang beriman (Q.S. Yunus/10:57)
    Dalam mengarungi kehidupan di dunia ini, manusia pasti menghadapi berbagai persoaalan. Adakalanya persoalan itu mudah diselesaikan, tetapi adakalnya sulit untuk diselesaikan, dalam menghadapi persoalan yang sulit diselesaikan, manusia sering mengalami tekanan batin. Dengan mendekatkan diri kepada petunjuk Al-Qur’an dan Hadits, manusia dapat memperoleh ketenangan jiwa. Akhirnya dapat menyelesaikan persoalan yang dihadapi.
b.   Terhindar dari kesesatan dan kecelakaan dunia dan Akhirat. Seperti dalam Firman Alloh Q.S. Toha/20:123 :
…jika datang kepadamu petunjuk dari-Ku maka (ketahuilah) barang siapa mengikuti petunjuk dari-Ku, dia tidak akan sesat dan tidak akan celaka.
c.    Memperoleh kecintaan dan ampunan dari Alloh swt, seperti dalam firmannya:
Katakanlah (Muhammad). “jika kamu mencintai Alloh, ikutilah aku, niscaya Alloh mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu “ Alloh mahapengampun, Maha Penyayang. (Q.S. Ali ‘Imron/3:31)

B. Perilaku Orang yang mencintai Al-Qur’an dan Hadits
Setelah memerhatikan bentuk-bentuk mencintai Al-Qur’an dan Hadits,perilaku mencintai keduanya dapat diwujudkan dengan langkah-langkah sebagai berikut.
1.   Berupaya mewujudkan berdirinya taman pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di lingkungan masing-masing:
2.   Ikut serta secara aktif dalam upaya melancarkan jalannya TPQ, baik dengan pikiran, tenaga maupun materi;
3.   Menyediakan waktu khusus untuk mempelajari Al-Qur’an dan hadits untuk kemudian diajarkan kepada orang lain;
4.   Mengajak orang-orang yang belum mau belajar Al-Qur’an dan hadits;
5.  Selalu menjadikan Al-Qur’an dan Hadits sebagai dasar dalam segala tindakan dan cara berpikirnya.
Rangkuman
1.   Mencintai Al-Qur’an dan Hadits bagi setiap muslim hukumnya Wajib
2.   Orang yang mencintai Al-qur’an dan hadits akan menempatkan keduanya diatas segala-galanya.
3.   Diantara bentuk-bentuk mencintai Al-Qur’an dan Hadits, antara lain:
a.    Berusaha memiliki kitab Al-Qur’an dan Hadits meskipun harus menyisihkan uang saku ;
b.   Memiliki kemauan untuk dapat membaca al-Qur’an dan Hadits secara benar meskipun harus mengeluarkan biaya;
c.   Memiliki kemauan yang sunguh-sungguh untuk dapat memahami isi Al-Qur’an dan hadits secara benar;
d.   Rajin mendatangi majelis-majelis ilmu yang mempelajari Al-Qur’an dan Hadits;
e.   Tidak suka apabila ada pihak lain yang merendahkanatau menghina Al-Quran dan Hadits;
f.    Berusaha menjaga kesucian al-Qur’an dan hadits tanpa memandang remeh;
g.  Memiliki kepedulian apabila melihat lembaran yang bertuliskan Al-Qur’an dan Hadits berceceran dengan mengumpulkan atau membakarnya.
4.   Diantara manfaat mencintai Al-Qur’an dan hadits adalah :
a.   Memperoleh nasihat, obat hati, petunjuk dan rahmat dari Alloh swt.
b.   Terhindar dari kesesatan dan kecelakaan dunia dan Akhirat.
c.   Memperoleh kecintaan dan ampunan dari Alloh swtLatihan
Jawablah pertanyaan berikut secara singkat dan tepat !
1.   Jelaskan pengertian mencintai Al-Qur’an dan Hadits !
2.   Mengapa kita perlu mencintai Al-Qur’an dan Hadits?
3.   Bagaimana cara mencintai Al-Qur’an dan Hadits?
4.   Apa usaha yang dilakukan masyarakat untuk menjaga Al-Qur’an dan Hadits ?
5.   Berikan contoh bentuk mencintai Al-Qur’an dan Hadits dalam kehidupan sehari-hari!


DAFTAR PUSTAKA
T. Ibrahim, H. Darsono, 2008. Pemahaman Al-Qur’an dan Hadits,Solo;  PT Tiga Serangkai


No comments:

Post a Comment