Monday, October 27, 2014

Ruang Lingkup, Standar isi, Krakteristik SKI



RUANG LINGKUP
4) Sejarah Kebudayaan Islam
Ruang lingkup  Sejarah Kebudayan Islam  di Madrasah Ibtidaiyah
meliputi:
a) Sejarah masyarakat Arab pra-Islam, sejarah kelahiran dan
kerasulan Nabi Muhammad Saw.
b) Dakwah Nabi Muhammad  Saw..  dan para sahabatnya, yang
meliputi kegigihan dan ketabahannya dalam berdakwah,
kepribadian Nabi Muhammad  Saw., hijrah Nabi Muhammad
Saw.. ke Thaif, peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw.
c) Peristiwa hijrah Nabi Muhammad Saw.. ke Yatsrib, keperwiraan
Nabi Muhammad  Saw., peristiwa Fatpu Makkah, dan peristiwa
akhir hayat Rasulullah Saw.
d) Peristiwa-peristiwa pada masa khulafaurrasyidin.
e) Sejarah perjuangan Wali Sanga.
4) Sejarah Kebudayaan Islam
Ruang  lingkup Sejarah Kebudayan Islam di Madrasah Tsanawiyah
meliputi:
a) Memahami sejarah Nabi Muhammad Saw. periode Makkah.
b) Memahami sejarah Nabi Muhammad Saw. periode Madinah.
c) Memahami peradaban Islam pada masa Khulafaurrasyidin.
d) Perkembangan masyarakat Islam pada masa Dinasti Bani
Umaiyah.
e) Perkembangan masyarakat Islam pada masa Dinasti Bani
Abbasiyah.
f)    Perkembangan masyarakat Islam  pada masa Dinasti Al
Ayyubiyah.
g) Memahami perkembangan Islam di Indonesia.
4) Sejarah Kebudayaan Islam
Ruang  lingkup mata pelajaran  Sejarah Kebudayan Islam  di
Madrasah Aliyah meliputi:
a) Dakwah Nabi Muhammad  Saw.  pada periode Makkah dan
periode Madinah.
b) Kepemimpinan umat setelah Rasulullah Saw. wafat.
c) Perkembangan Islam periode klasik/zaman keemasan (pada tahun
650 M–1250 M).
d) Perkembangan Islam pada abad pertengahan/zaman kemunduran
(1250 M–1800 M).
e) Perkembangan Islam pada masa modern/zaman kebangkitan
(1800-sekarang).
f)    Perkembangan Islam di Indonesia dan di dunia.
STANDAR ISI
Standar Isi adalah kriteria mengenai ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi
untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu.
PENGERTIAN
3.  Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) merupakan catatan perkembangan perjalanan
hidup manusia muslim dari masa ke masa dalam beribadah, bermuamalah dan
berakhlak serta dalam mengembangkan sistem kehidupan atau menyebarkan
ajaran Islam yang dilandasi oleh akidah.
KARAKTERISTIK
4.  Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) menekankan pada kemampuan mengambil
ibrah/ hikmah (pelajaran) dari sejarah Islam, meneladani tokoh-tokoh
berprestasi, dan mengaitkannya dengan fenomena sosial, budaya, politik,
ekonomi, iptek dan seni, dan lain-lain, untuk mengembangkan Kebudayaan dan
peradaban Islam pada masa kini dan masa yang akan datang.
TUJUAN
Mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Ibtidaiyah
bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan-kemampuan
sebagai berikut:
a) Membangun kesadaran peserta didik tentang pentingnya
mempelajari landasan ajaran, nilai-nilai dan norma-norma Islam 
yang telah dibangun oleh Rasulullah  Saw.  dalam rangka
mengembangkan kebudayaan dan peradaban Islam.
b) Membangun kesadaran peserta didik tentang pentingnya waktu
dan tempat yang merupakan  sebuah proses  dari masa lampau,
masa kini, dan masa depan.
c) Melatih daya kritis peserta didik untuk memahami fakta sejarah
secara benar dengan didasarkan pada pendekatan ilmiah.
d) Menumbuhkan apresiasi dan penghargaan peserta didik terhadap
peninggalan sejarah Islam sebagai bukti peradaban umat Islam di
masa lampau.
e) Mengembangkan  kemampuan peserta didik dalam mengambil
ibrah dari peristiwa-peristiwa bersejarah (Islam), meneladani
tokoh-tokoh berprestasi, dan mengaitkannya dengan fenomena
sosial, budaya, politik, ekonomi,  iptek dan seni, dan lain-lain
untuk mengembangkan kebudayaan dan peradaban Islam.
Mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MTs bertujuan agar
peserta didik memiliki kemampuan-kemampuan sebagai berikut:
a) Membangun kesadaran peserta didik tentang pentingnya
mempelajari landasan ajaran, nilai-nilai dan norma-norma Islam 
yang telah dibangun oleh Rasulullah  Saw.  dalam rangka
mengembangkan kebudayaan dan peradaban Islam.
b) Membangun kesadaran peserta didik tentang pentingnya waktu
dan tempat yang merupakan  sebuah proses dari masa lampau,
masa kini, dan masa depan.
c) Melatih daya kritis peserta didik untuk memahami fakta sejarah
secara benar dengan didasarkan pada pendekatan ilmiah.

Mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Aliyah
bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai
berikut:1)Membangun kesadaran peserta didik tentang pentingnya
mempelajari landasan ajaran, nilai-nilai dan norma-norma Islam 
yang telah dibangun oleh Rasulullah  Saw.  dalam rangka
mengembangkan kebudayaan dan peradaban Islam.2) Membangun
kesadaran peserta didik tentang pentingnya waktu dan tempat yang
merupakan  sebuah proses dari masa lampau, masa kini, dan masa
depan, 3) Melatih daya kritis peserta didik untuk memahami fakta
sejarah secara benar dengan didasarkan pada pendekatan ilmiah. 4)
Menumbuhkan apresiasi dan penghargaan peserta didik terhadap
peninggalan sejarah Islam sebagai bukti peradaban umat Islam di
masa lampau. 5) Mengembangkan  kemampuan peserta didik dalam
mengambil  ibrah  dari peristiwa-peristiwa bersejarah (Islam),
meneladani tokoh-tokoh berprestasi, dan mengaitkannya dengan
fenomena sosial, budaya, politik, ekonomi, iptek dan seni dan lain-
lain untuk mengembangkan Kebudayaan dan peradaban Islam.

Proses Pembelajaran



Proses pembelajaran terdiri atas lima pengalaman belajar pokok yaitu:
a.  mengamati;
b.  menanya;
c.  mengumpulkan informasi;
d.  mengasosiasi; dan
e.  mengkomunikasikan.

Kelima pembelajaran pokok  tersebut dapat dirinci dalam berbagai kegiatan belajar sebagaimana tercantum dalam tabel berikut:
Tabel 1: Keterkaitan antara Langkah Pembelajaran dengan Kegiatan Belajar dan Maknanya.
LANGKAH
PEMBELAJARAN
KEGIATAN BELAJAR
KOMPETENSI
YANG
DIKEMBANGKAN
Mengamati 
Membaca, mendengar,
menyimak, melihat
(tanpa atau dengan alat)
Melatih
kesungguhan,
ketelitian, mencari
informasi 
menanya;
Mengajukan pertanyaan
tentang informasi yang
tidak dipahami dari apa
yang diamati atau
pertanyaan untuk
mendapatkan informasi
tambahan tentang apa
yang diamati
(dimulai dari pertanyaan
faktual sampai ke
pertanyaan yang bersifat
hipotetik)
Mengembangkan
kreativitas, rasa
ingin tahu,
kemampuan
merumuskan
pertanyaan untuk
membentuk pikiran
kritis yang perlu
untuk hidup cerdas
dan belajar
sepanjang hayat
mengumpulkan informasi;eksperimen
- melakukan eksperimen
- membaca sumber lain
selain buku teks
- mengamati objek/
kejadian/
- aktivitas
- wawancara dengan nara
sumber 
Mengembangkan
sikap teliti,
jujur,sopan,
menghargai
pendapat orang
lain, kemampuan
berkomunikasi,
menerapkan
kemampuan
mengumpulkan
informasi melalui
berbagai cara yang
dipelajari,
mengembangkan
kebiasaan belajar
dan belajar
sepanjang hayat.
mengasosiasi;mengolah informasi
- mengolah informasi
yang sudah
dikumpulkan baik
terbatas dari hasil
kegiatan
mengumpulkan/eksperi
men mau pun hasil dari
kegiatan mengamati
dan kegiatan
mengumpulkan
informasi. 
- Pengolahan informasi
yang dikumpulkan dari 
yang bersifat
menambah keluasan
dan kedalaman sampai
kepada pengolahan
informasi yang bersifat mencari solusi dari
berbagai sumber yang
memiliki pendapat yang
berbeda sampai kepada
yang bertentangan 
Mengembangkan
sikap jujur, teliti,
disiplin,  taat
aturan, kerja keras,
kemampuan
menerapkan
prosedur dan
kemampuan
berpikir induktif
serta deduktif
dalam
menyimpulkan .
mengkomunikasikan
Menyampaikan hasil
pengamatan, kesimpulan
berdasarkan hasil
analisis secara lisan,
tertulis, atau media
lainnya
Mengembangkan
sikap jujur, teliti,
toleransi,
kemampuan
berpikir sistematis,
mengungkapkan
pendapat dengan
singkat dan jelas,
dan
mengembangkan
kemampuan
berbahasa yang
baik dan benar.